Perbedaan ISSN dan ISBN: Pengertian, Fungsi, dan Contohnya di Dunia Publikasi
Dalam dunia publikasi, istilah ISSN dan ISBN sering dianggap sama karena keduanya sama-sama berfungsi sebagai nomor identitas resmi. Padahal, keduanya digunakan untuk jenis terbitan yang berbeda.
Banyak penulis, pengelola jurnal, hingga penerbit buku sering mencari tahu perbedaan ISSN dan ISBN agar tidak salah dalam pengajuan atau penggunaan nomor identitas publikasi.
Apa Itu ISSN?
ISSN (International Standard Serial Number) adalah nomor identitas internasional yang digunakan untuk publikasi berseri atau terbitan berkala.
ISSN biasanya digunakan untuk:
- jurnal ilmiah
- majalah
- buletin
- proceeding
- media online yang terbit secara berkala
Nomor ISSN terdiri dari delapan digit dan digunakan untuk mengidentifikasi satu jenis terbitan yang diterbitkan secara rutin.
ISSN ini sendiri biasanya diperoleh dengan cara mendaftar ISSN (link ke artikel 1nya) di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) sebelum sebuah jurnal resmi diterbitkan.
Apa Itu ISBN?
ISBN (International Standard Book Number) adalah nomor identitas internasional yang digunakan untuk buku.
ISBN biasanya diberikan pada:
- buku cetak
- e-book
- buku referensi
- modul pembelajaran
- karya monograf
Berbeda dengan ISSN yang bersifat berkelanjutan, ISBN digunakan untuk terbitan yang berdiri sendiri atau satu judul buku tertentu.
Setiap edisi atau versi buku (misalnya revisi atau cetakan baru) biasanya juga memiliki ISBN yang berbeda.
Perbedaan ISSN dan ISBN yang Paling Utama
Agar lebih mudah dipahami, perbedaan ISSN dan ISBN bisa dilihat dari beberapa aspek utama berikut:
ISSN digunakan untuk publikasi berseri yang terbit secara berkala, seperti jurnal atau majalah, sedangkan ISBN digunakan untuk buku yang memiliki satu judul atau satu karya utuh.
Dari sisi struktur, ISSN melekat pada nama jurnal atau seri publikasi, sementara ISBN melekat pada judul buku tertentu.
Selain itu, ISSN biasanya digunakan dalam konteks akademik dan publikasi berkelanjutan, sedangkan ISBN lebih umum digunakan dalam penerbitan buku komersial maupun pendidikan.
Contoh Penggunaan ISSN dan ISBN
Dalam praktiknya, perbedaan ini terlihat jelas pada jenis publikasi:
- Jurnal ilmiah online akan menggunakan ISSN sebagai identitas resmi
- Majalah bulanan juga menggunakan ISSN karena terbit secara berkala
- Buku teks atau novel akan menggunakan ISBN sebagai identitas uniknya
Dengan memahami hal ini, pengelola publikasi tidak akan salah dalam proses pengajuan nomor identitas.
Memahami perbedaan ISSN dan ISBN sangat penting terutama bagi penulis akademik, pengelola jurnal, penerbit buku, dan institusi pendidikan .
Kesalahan dalam memahami keduanya bisa menyebabkan proses administrasi publikasi menjadi tidak tepat, terutama saat mengurus legalitas terbitan.
Secara sederhana, ISSN dan ISBN memiliki fungsi yang berbeda meskipun sama-sama digunakan sebagai identitas publikasi.
ISSN digunakan untuk terbitan berseri seperti jurnal dan majalah, sedangkan ISBN digunakan untuk buku dan karya yang berdiri sendiri.
Baca juga : Tren Publikasi Ilmiah di Indonesia Tahun 2026. Analisis & Insight.
